Coretan

Seueul

Seueul Bahasa Indonesia-nya yaitu enek. Seueul itu Bahasa Sunda yang artinya mual atau muak. Bukan hanya bermakna mual dalam perspektif penyakit. Namun, seueul sarat dengan berbagai macam arti. Misalnya, seluruh rakyat Indonesia nyaris seueul semua ketika di sea games kemarin Indonesia kalah sama Malaysia dengan skor 0-1. Kemudian bisa bermakna seueul gara-gara gebetan disleding temen atau seueul gara-gara di-PHP-in bencong atau calon gubernur, bupati, dan lainnya. Intinya seueul itu kaya akan makna.

Kalau seueul gara-gara salah makan atau alergi makan sesuatu saya pikir gak begitu sulit mengobatinya. Minum obat mual terus digolerin (ditidurin). Beres. Tapi, kalau urusannya dengan seueul ketika kecewa dengan sesuatu itu baru sulit sekali untuk diobati.

Biasanya seueul menghampiri kita tatkala kita banyak berharap. Jadi ketika harapan itu tak kunjung datang akhirnya kita seueul dan kecewa. Semisal berharap cewek cantik, uang banyak, dan pujian orang.

Tak jarang, orang yang hobi seuseul tiba-tiba mati karena hidupnya penuh dengan tekanan batin. Ngabatin istilah lainnya. Ya tentu karena itu sumber penyakit. Tapi ya kalau seueulnya biasa aja gak jadi soal. Semisal timnas kita kemarin kalah. Akan menjadi seueul yang berpenyakit ketika kita mengecewakan hal-hal yang sebenarnya gak perlu diseueulin. Buat apa? Soalnya, harus kita pahami bahwa segala hal yang ada di dunia seluruhnya milik Tuhan. Adapun yang dimiliki kita hanya hak guna pakai sementara. Gak mungkin dibawa mati!

Selanjutnya, perlu juga bagi kita sadar diri. Terlalu berangan-angan gak baik juga bagi proses hidup kita. Maka, supaya gak gampang seueul baiknya terus saja melakukan hal yang terbaik tanpa mengharapkan apa-apa. Soalnya, sudah menjadi hukum alam ketika kita bertindak akan ada efek baik. Tentu melakukan tindakan yang positif.

Seperti yang diutarakan Guru Besar saya. Guru saya satu-satunya, Kang Dadan K Ramdan. Kata dia, “Berpikir idealisme, maka pragmatisme akan mengikuti kita.” Nah jelas. Ketika kita berbuat atau berkreatifitas maka yang namanya dunia akan mengejar kita. Adapun misalnya kita malah dikejar-kejar lising atau tukang kredit anggap aja itu mah refresing. Namanya manusia wajar jika mengalami hal itu. Bagusnya mah gak usah. Tapi terserah Kamu aja. Yang jelas, jadilah manusia yang santai tanpa harus mengalami keseueulan yang akut.

 

 

Click to comment

Paling Populer

To Top