Informasi

Om Awih: Ijazah Aing Paket C

SEMPAT liar pada masa remaja atau muda gak bikin Yuslipar stres di kemudian hari. Bagi dia, liar atau bandel di masa muda adalah pelajaran berharga.

“Bukan quota aja yang berharga. Pengalaman, walaupun agak gelap, saya jadikan pelajaran. Dan pastinya sangat berharga,” kata salah satu jurnalis media ternama di Jabar ini.

Om Awih, sapaan akrab Yuslipar, adalah satu manusia Indonesia yang enggak pernah merasakan nikmatnya pemandangan cewek-cewek cantik di dunia kampus. Sebab, ia gak kuliah. “Ijazah Aing pake C. Jangankan makan bangku kuliah, sekolah SMA aja dikeluarin. Makanya saya ngambil paket. Maksudnya, paket C, bukan paket atau bingkisan orang saya rampok,” tuturnya.

Ia mengaku bahwa masa mudanya cukup gelap. Berbagai macam larangan Tuhan hampir ia terobos semua. Tapi, kata pria asal Purwakarta ini, dirinya dari dulu gak pernah nyusahin orang. “Jangankan nyusahin orang. Dulu, walaupun kata orang saya songong, tapi saya paling gak tega ngelukain orang. Kecuali kalau ada yang nyenggol. Beda lagi urusannya kalau itu,” ujar Om Awih.

Selain itu, faktor ia gak banyak makan bangku sekolahan, karena gak mau ngerepotin orang tua. “Enggaklah saya memaksakan diri untuk melakukan hal yang positif, tapi malah bikin orang tua sengsara. Lebih baik saya kuliah di jalanan aja. Lebih segar dan menyenangkan,” ujar Om Awih.

Tapi, Om Awih berpesan kepada generasi kekinian untuk terus melanjutkan sekolah kalau ada biaya dan kesempatannya. Ia berharap pengalaman dia gak usah dicontoh. “Sekolahlah setinggi-tingginya. Bila perlu sampai S 70. Pengalaman saya enggak usah dicontoh, berat, Kamu gak bakalan kuat. Bagai ngangkat batako di siang hari,” tegasnya.

Di momentum Hardiknas 2018 ini Om Awih mengajak kita untuk evaluasi diri. Kata dia, berpendidikan itu harus dibarengi dengan karya nyata dan kepedulian. “Kita bersekolah supaya menjadi orang tersadarkan dan peka pada setiap peristiwa. Minimal peristiwa sekitar. Jadi esensinya, kalau mau disebut orang berpendidikan jangan banyak nyusahin orang, apalagi jadi benalu di negeri ini,” katanya.

Terakhir Om Awih berpesan kepada seluruh manusia Indonesia yang gak sempat makan bangku sekolah atau gak bisa nerusin sekolah agar bersabar. Kata dia, alam semesta ini sekolahan. Jadi manfaatkanlah sebaik-baiknya.

“Santai aja. Gak usah takut akan masa depan. Coba terus berkarya dan kerja keras. Gak usah gengsi dan malu. Maju terus. Sebenarnya mudah kalau mau makan bangku mah. Bukan sekolah aja yang punya bangku, terminal juga punya. Teleg aja ku Kamu. Hahaha,” pungkasnya.

Penulis: Ibon

Click to comment

Paling Populer

To Top